Beragam persepsi pun muncul. Ada yang mengapresiasi dan tidak sedikit yang mencaci.
“Itu sudah menjadi risiko dan saya tidak begitu memikirkannya,” kata DJ GIA kepada Warta Kota, belum lama ini.
Gia telah memilih jalan hidupnya. Menjadi pelopor female Dj tanpa busana beberapa tahun silam, dikatakannya, merupakan sebuah terobosan dalam industri hiburan malam di tanah air.
BACA JUGA: Foto Hot Cupi Cupita, Artis yang Dibooking Pejabat Rp10 Juta
Ia menganggap, itu justru sebuah tantangan.
Sebab, ketika sedang show, ia dituntut untuk bekerja profesional dalam mencipta dan meramu musik, sekaligus menjaga rasa percaya diri ketika ratusan pasangan mata menikmati setiap lekuk tubuhnya.
“Grogi udah pasti iya. Tapi, aku mencoba profesional. Hanya pentas beberapa jam tanpa busana, sesudah itu ya selesai,” kata DJ GIA yang mulai menjadi disc jockey pada 2008.
Tidak sembarang kelab malam bisa menyewa jasa Gia untuk tampil secara telanjang.
BACA JUGA: Heboh, Beredar Fot Hot Polwan Cantik Pamer Payudara di Mobil Patroli
Biasanya, DJ GIA hanya bersedia menerima tampil sebagai nude disc jockey di kelab malam ekslusif, dan tentu saja setelah terjadi kesepakatan harga tertentu.
“Jika di kelab biasa, paling cuma seksi saja atau bikini. Nude Dj hanya di kelab malam tertentu saja. Untuk tarif, di atas Rp 10 juta untuk dua jam penampilan,” jelasnya.
Lika-liku menjadi nude Dj dialami perempuan kelahiran Surabaya, 11 Desember 1991 itu. Berbagai godaan dari lelaki hidung belang selalu saja hadir.
Posting Komentar